PAYUDARA merupakan salah satu bagian tubuh yang cukup berharga bagi perempuan. Sebetulnya pria pun punya, namun pertumbuhannya tidak seperti perempuan. Malah, akan aneh kalau payudara laki-laki serupa dengan perempuan.
Bicara mengenai ukuran dan pertumbuhan payudara, seorang Obynet Rebecca Brightman yang berbasis di New York coba menjabarkan hal tersebut. Seperti yang dijelaskan di laman Cosmopolitan, Kamis (28/9/2017), menurut Rebecca perubahan payudara sejalan dengan kehidupan Anda.
Dalam perjalanan hidup seorang perempuan, mulai dari anak-anak sampai berusia lanjut, mereka setidaknya melalui 7 fase payudara. Di mana, ke-7 fase itu pun tergantung dari gen tubuh si perempuan itu sendiri. Namun, secara garis besar perubahannya sama. Ke-7 fase pembentukan payudara itu sebagai berikut:
Adolescene
Perubahan pertama yang terjadi dengan payudara adlaah kemunculannya di tubuh Anda. Bagi kebanyakan orang, ini terjadi saat dia berusia 8-13 tahun, tapi tidak ada standard khusus mengenai hal ini, ya. ’’Ketika orang mulai mengalami masa pubertas, hal pertama yang mereka perhatikan adalah bagian areola atau daerah gelap di payudara menjadi lebih besar,’’ ungkap Rebecca.
Kemudian, tanda perubahan ini menggambarkan titik di saat beberapa orang mungkin memilih untuk memakai singlet yang tidak lebih dari lapisan kain tipis. Itu dilakukan hanya untuk menjaga puting susu tiak menonjol dari pakaian.
Setelah itu, “kuncup payudara” pun berkembang di bawah areola, yang menurut Rebecca, terlihat seperti “sedikit bengkak” di bawah puting susu. Pada dasarnya, di tahap ini lah awal dari payudara perempuan.
Post-Puberty
Sejalan dengan betambahnya usia, maka payudara Anda pun secara alamiah akan bertambah besar. Sekali lagi, ukuran tergantung dari banyak faktor. Tapi, pada saat Anda berusia 18-20 tahun, payudara biasanya “sepenuhnya berkembang”. Bisa dikatakan, di usia itulah Anda akan melihat ukuran penuh payudara Anda atau dengan kata lain selesai tumbuh.
Namun, perlu ditegaskan di sini, pada fase ini, bukan berarti ukuran payudara Anda akan selamanya sebesar tau sekecil itu. ada faktor hormonal, penurunan atau penambahan berat badan juga akan berpengaruh pada bobot payudara.
Tapi, jika Anda ingin tahu ukuran maksimal payudara Anda, momen itu datang ketika Anda sudah melewati fase pubertas atau sebelum hamil. Pada beberapa kasus, di titik ini Anda bisa melihat ukuran payudara maksimal. Dua hal utama yang menentukan besaran payudara Anda, yaitu jaringan ikat lemak dan serat.
Setelah payudara Anda selesai berkembang, Rebecca menjelaskan bahwa payudara Anda kemungkinan tersusun dari jaringan yang lebih berserat daripada jaringan lemak. Genetika juga berperan dalam komposisi payudara. Maksudnya, jika nenek Anda memiliki bentuk payudara yang besar, maka kemungkinan Anda juga akan memilikinya.
Seperti yang Anda tahu, payudara perempuan banyak bentuk dan ukurannya. Rebecca menekankan bahwa, jika Anda adalah seseorang yang ingin menyusui suatu hari nanti, ukuran payudara Anda tidak mempengaruhi kemampuan Anda untuk melakukannya. Kemampuan menyusui tidak melihat dari besaran bra Anda.
Pregnancy
Jika Anda memilih untuk hamil, payudara Anda bisa dipastikan mengalami beberapa perubahan serius. Dan hal ini tidak dipengaruhi usia berapa Anda hamil. "Tanpa diragukan lagi, payudara benar-benar meningkat dalam hal ukuran di fase ini," kata Rebecca. "Saya bahkan tidak dapat memberi tahu Anda jika ukurannya bertambah dua kali lipat atau ukuran tiga kali lipat," sambung Rebecca.
Pada dasarnya, payudara orang hamil menjadi lembut untuk disentuh, sangat penuh, dan tampak sangat padat dan tidak terlalu berlemak. Sebagian besar peningkatan ukuran ini terjadi pada tahap awal kehamilan atau selama trimester pertama. Tapi juga tidak bisa payudara seseorang terus tumbuh seiring dengan kehamilan. Pigmentasi areola dan puting susu Anda mungkin juga sedikit menggelapkan, tapi ini akan hilang begitu kehamilan Anda usai.
After Pregnancy
(Jika Tidak Menyusui)
Jika Anda memilih untuk tidak menyusui, ada beberapa hal yang mungkin berubah di payudara Anda setelah kehamilan. Beberapa orang merasa bahwa payudara mereka kembali ke ukuran dan bentuk yang sama persis seperti sebelum kehamilan. Namun Rebecca mengatakan bahwa banyak orang yang dia lihat dalam praktiknya mengatakan bahwa payudara mereka tidak lagi sama dari sebelum hamil. Beberapa orang menjelaskan bahwa payudara mereka lebih kecil dari ukuran bra yang biasa dipakai ,lebih gemuk dalam komposisi, atau lebih penuh ke arah bagian bawah payudara.
(Jika Menyusui)
Bagi mereka yang memilih menyusui bayinya, Anda bisa mengharapkan beberapa perubahan lagi pada payudara Anda. Karena mereka benar-benar kenyang dengan susu. Payudara Anda akan bertambah dalam hal ukuran. Bahkan, payudara Anda akan lebih besar daripada saat hamil dan akan terasa lebih padat lagi. Mereka cenderung bertahan lebih besar dan lebih padat meski Anda memilih untuk menyusui.
After Breastfeeding
Seiring bertambahnya usia, sampai pada tahapan tidak lagi memberikan asi , beberapa hal bakal terjadi. Yang pertama adalah bahwa payudara Anda akan membiasakan diri untuk makin lama makin “kosong dari susu”. Hal itu membuat payudara tidak lagi sekenyal dan sepadat saat Anda menyusui.
Hal lain adalah bahwa semua otot kecil yang menopang payudara Anda telah bekerja dan bekerja keras untuk waktu yang lama. Otot-otot dan jaringan ikat yang bertanggung jawab untuk menahan segala sesuatu itu pun lelah dan mungkin tidak sekuat sebelum kehamilan dan sebelum menyusui. Makanya akan terjadi penurunan payudara.
"Semua ligamen dan jaringan yang menahan payudara, semuanya terentang, pikirkanlah seperti ini: Jika Anda meniup balon sampai potensi maksimumnya dan kemudian membiarkan udara keluar, ia tidak kembali ke ukuran yang sama. Itu seperti apa yang terjadi pada payudara," jelas Rebecca.
Seperti semua perubahan lain yang dialami payudara, penampilan seperti ini bervariasi dari orang ke orang. Bagi beberapa orang, payudara mereka kembali ke ukuran dan bentuk yang sama seperti sebelum kehamilan. Bagi orang lain, payudara mereka akan terasa "lebih kosong" dan kurang kenyang atau padat lagi.
Pre-Menopause
Jika Anda tidak hamil, perubahan besar pertama payudara Anda terjadi pada usia 40-an. Beberapa hal terjadi di sini, seperti yang dijelaskan Rebecca.
Yang pertama adalah bahwa gravitasi adalah kekuatan ilmiah yang sangat nyata yang secara harfiah tidak ada orang di planet ini yang bisa lolos dari itu. Payudara bisa berat, gravitasi menarik benda-benda berat, dan ini berarti payudara Anda mungkin mulai menunjukkan efek gravitasi saat berusia 40-an. Jangan khawatir tentang kendur. Sebab, itu adalah hal paling alami yang bisa terjadi pada seseorang.
Hal kedua adalah kulit kehilangan elastisitas seiring bertambahnya usia, jadi dengan efek gravitasi gabungan, bukan tidak mungkin payudara Anda akan turun lebih rendah di dada Anda.
Hal yang ketiga yaitu "Payudara menjadi gemuk”. Pada dasarnya, pada beberapa perempuan akan mulai merasa kurang padat daripada yang mereka miliki saat berusia 23 atau 33 tahun. Mereka akan terlihat kurang penuh.
Tapi tidak semua perubahan berhubungan dengan penampilan saja. Rebecca juga mengatakan perubahan kondisi payudaranya juga terjadi. “Orang-orang di usia 40-an sangat mudah menderita nyeri payudara," terang Rebecca. "Bukan hal yang aneh jika orang memiliki kista payudara yang sangat jinak," tambahnya.
Post-Menopause
Beberapa kabar baik setelah menopause! Menurut Rebecca, karena tingkat estrogen sudah rendah saat orang memasuki usia 50an dan 60an dan Anda mungkin tidak mengalami menstruasi lagi, masalah payudara yang mungkin mengganggu Anda seumur hidup harus selesai.
Menurut Rebecca, beberapa perempuan justru melihat adanya peningkatan ukuran payudara setelah menopause. "Sangat aneh bagaimana itu terjadi. Saya sudah berlatih selama 26 tahun dan beberapa orang, saat mereka berusia 50 dan 60an, katakan padaku bahwa payudara mereka malah membesar dari sebelumnya," terang Rebecca. Menurut New York Times , peningkatan ukuran itu disebabkan oleh beberapa hal seperti penambahan berat badan secara umum di seluruh tubuh, peningkatan retensi air, dan perubahan kadar hormon.
Seperti pada masa pra-menopause, payudara akan terasa kurang padat dan tersusun lebih banyak lemak daripada jaringan fibrosa. Ini berarti bagian maksimal dari payudara Anda akan turun lebih rendah di dada Anda daripada sebelumnya.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.