BACA JUGA:
Lebih lanjut ia menjelaskan, budidaya serangga hanya memerlukan sedikit biaya dan energi dibandingkan dengan makanan pokok seperti ayam, daging babi, maupun daging sapi. Mengonsumsi serangga sendiri bukanlah hal baru bagi banyak orang di Thailand. Serangga sangat populer di daerah pedesaan utara, terutama karena iklimnya yang rawan kekeringan, sehingga menciptakan kondisi-kondisi tertentu yang disukai serangga.
Bagi orang-orang yang tinggal di bagian tengah, serangga justru dimakan lebih banyak sebagai camilan, sering digoreng dan bahkan disajikan dengan bumbu atau saus pedas.
(Santi Andriani)