Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ulat Sutera Jadi Topping Tiramisu atau Dicampur Pasta, Penikmat Menu Serangga di Restoran Fine Dining Ini Harus Rela Antre

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Rabu, 27 September 2017 |13:29 WIB
Ulat Sutera Jadi Topping Tiramisu atau Dicampur Pasta, Penikmat Menu Serangga di Restoran <i>Fine Dining</i> Ini Harus Rela Antre
Menu serangga di restoran fine dining (Foto:Dailymail)
A
A
A

Meski sebagian besar menunya terlihat menggelikan, Insects in Backyard telah menerima berbagai respons positif dari para kritikus restoran. Salah satu alasannya karena menu hidangan mereka sangat inovatif dengan cita rasa yang tidak kalah lezatnya. Seperti olahan ravioli kepiting dan serangga air raksasa, tumis kerang dengan ulat bambu renyah, dan yang paling menarik adalah salad dari sayuran liar yang dicampur dengan jangkrik goreng. Bagi para kritikus, semua hidangan tersebut menyuguhkan sensasi rasa masakan tradisional yang sangat ‘menggugah selera’.

Salah satu pendirinya, Regan Suzuki Pairojmahakij, mengatakan bahwa serangga tidak hanya sekadar tren gastronomi semata. Serangga juga bisa menjadi obat mujarab dan alternatif terbaik untuk mengurangi konsumsi daging sapi dan hewan lainnya yang semakin masif dan tak terkendali.

Wanita berkebangsaan Kanada ini dulunya memang sempat bekerja di salah satu LSM di pedesaan terpecil, yang ternyata sebagian besar penduduknya mencampurkan serangga ke dalam masakan mereka.

 

“Saya telah bekerja di bidang perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya alam selama beberapa tahun. Dan sebagian besar projek kami adalah mencari pengganti protein, makanan, dan pasokan berkelanjutan,” kata Regan kepada AFP.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement