Sebab adanya bahan pengawet atau parfum yang digunakan dalam produk. Oleh karena itu, Dr Aparna Santhanam, Dermatologist and Cosmetologist di Mumbai merekomendasikan agar orang menghindari menggunakan tisu toilet yang memiliki aroma tinggi. Dikarenakan memicu dampak yang tidak terlalu baik untuk kesehatan.
BACA JUGA:
Adanya aroma pada tisu dikarenakan kandungan kimia yang ada dalam produk ini dapat mengubah keseimbangan pH di daerah vagina. Dan setiap perubahan pH vagina dapat memicu pertumbuhan bakteri dan ragi di wilayah tersebut, yang menyebabkan infeksi jamur vagina.
Penggunaan tisu toilet untuk membersihkan vagina (atau vulva) setelah pipis atau buang air besar, bisa menyebabkan iritasi vulva. Bisa jadi karena alergi terhadap formaldehid kimiawi, yang ada di kebanyakan tisu toilet, yang menyebabkan iritasi.
Tidak hanya itu, penggunaan tisu toilet juga bisa menyebabkan kanker. Untuk itu lebih baik menggunakan air untuk membersihkan daerah bagian yang sensitif.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.