Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikira Rabun, Ternyata Ada Cacing Sepanjang 3 Milimeter Bersarang di Bola Mata Remaja Ini

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 22 September 2017 |07:06 WIB
Dikira Rabun, Ternyata Ada Cacing Sepanjang 3 Milimeter Bersarang di Bola Mata Remaja Ini
Kantung Mata (Foto: Thehealthsite)
A
A
A

KETIKA Anda membuka mata untuk pertama kalinya setelah bangun tidur, biasanya kondisinya memang sering tidak baik. Penyebabnya beragam. Salah satunya karena durasi tidur yang terlalu panjang.

Tapi, apa jadinya kalau mata Anda penglihatannya kurang jelas tetapi bukan karena masalah tidur? Seperti yang dialami remaja di Meksiko. Merasa ada yang salah dengan matanya, remaja 17 tahun itu pergi ke dokter untuk memeriksakan matanya.

Setelah melalui proses pemeriksaan, ternyata masalah dari gangguan penglihatan remaja ini adalah adanya cacing hidup di bola matanya!. Hasil pemeriksaan itu dijelaskan dokter yang menangani remaja ini. Adalah dr. Pablo Guzman-Salas yang mendapati kasus ini. Menurutnya, si pasien ini bahkan tidak bisa melihat jari-jari kami saat pemeriksaan dilakukan.

 BACA JUGA:

Dokter residen spesialis mata di Institute of Ophthalmology di Mexico City itu menambahkan, sebetulnya pasien sudah mengalami sakit mata sejak 3 minggu yang lalu. Namun, karena sudah tidak bisa diatasi sakitnya, makanya dia pergi ke rumah sakit.

Jadi, dikutip dari Livescience, Jumat (22/9/2017), remaja berusia 17 tahun itu awalnya mengalami sakit sejak 3 pekan sebelumnya. Dia juga mengalami gangguan penglihatan di mata kanan. Diagnosis pasien ini pun telah dilaporkan di The New England Journal of Medicine.

Nah, lebih lanjut mengenai pemeriksaan, Dr Pablo ketika itu menunjukkan jari-jarinya dalam jarak hanya 0,3 meter dan pasien nyaris tidak bisa melihatnya. Pasien remaja ini hanya bisa mendeteksi pergerakan jari-jari itu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement