Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ingin Kuat saat Mendaki Gunung? Ikuti Tips ala Relawan, Salah Satunya Jaga Ritme Langkah Kaki

Bramantyo , Jurnalis-Rabu, 20 September 2017 |16:41 WIB
Ingin Kuat saat Mendaki Gunung? Ikuti Tips ala Relawan, Salah Satunya Jaga Ritme Langkah Kaki
Tips menjaga kekuatan saat mendaki gunung (Foto:Ist)
A
A
A

Kepada para pendaki Rifan juga memberikan himbauan agar para pendaki tidak membuang sampah sembarangan. Sampah harus dibawa turun lagi. Jangan sampai sampah yang ditinggalkan akan merusak alam Gunung Lawu.

Kepada pendaki dihimbau agar sampah yang sangat sulit di hancurkan seperti botol air mineral, bungkus nasi, bungkus mie instan dan masih banyak lagi jangan ditinggalkan tapi harus dibawa turun lagi.

Berdasarkan sumber dari Nasional Geographic Indonesia, diketahui bahwa Indonesia berada di peringkat kedua penghasil sampah non organik sebesar 187,2 juta ton pertahun.

"Seperti diketahui juga khan sampah non organik sangat sulit diurai dan butuh waktu panjang," tutur Rifan.

Karena itu kesadaran bersama harus ditumbuhkan bersama menjaga lingkungan dan tanamkan rasa cinta pada lingkungan dan alam sekitar agar bumi tetap lestari, sekarang dan selamanya.

Para relawan juga memasang spanduk peringatan bahaya sampah non organik yang ditinggalkan oleh para pendaki.

 BACA JUGA:

Benteng Tua Sindulang, Situs Bersejarah Peninggalan Jepang yang Kian Terabaikan

Mengunjungi Pura Uluwatu, Tips Hindari Tingkah Usil Monyet Liar hingga Cara Terbaik...

Spanduk itu dipasang di pintu masuk pendakian Cemoro Sewu bertuliskan sampah non organik ibarat seperti mantan pacar, sudah terurai walau ribuan tahun.

"Kita juga meminta pada para pendaki setiap turun masing-masing harus membawa sisa sampah dan ditunjukkan di posko,"terang Rifan.

Rifan dengan tegas mengatakan bahwa sampah-sampah tersebut sangat merusak lingkungan yang ada di sekitar gunung Lawu. Sebagai seorang yang mengaku pecinta alam, para pendaki harus juga perduli dengan lingkungan. Jangan meninggalkan sampah sembarangan.

“Sebagai pecinta alam harusnya bertindak dengan menjaga lingkungan, perduli dengan alam bukan justru meninggalkan banyak sampah yang bisa merusak kondisi lingkungan,” pungkas Rifan.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement