Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TAHUN BARU ISLAM: Mengapa Bulan Muharam Begitu Istimewa bagi Yahudi, Qurayish Jahiliyah, dan Muslim?

Vessy Frizona , Jurnalis-Kamis, 21 September 2017 |06:00 WIB
TAHUN BARU ISLAM: Mengapa Bulan Muharam Begitu Istimewa bagi Yahudi, Qurayish Jahiliyah, dan Muslim?
Ilustrasi (Foto: Officeholidays)
A
A
A

Bulan Muharam bukan cuma istimewa bagi umat Islam tetapi juga istimewa bagi kaum Yahudi. Sebelum datang zaman Rasulullah SAW, kaum Yahudi menamakan bulan ini adalah bula Asyura’. Hari kemenangan Musa bersama Bani Israil dari penjajahan Fir’aun dan bala tentaranya. Dari Ibnu Abbas radhiallahu‘anhuma, beliau menceritakan,

"Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura’. Beliau bertanya, 'Hari apa ini?' Mereka menjawab, 'Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Musa-pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah'. Akhirnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa dari pada kalian.” kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa dan memerintahkan para sahabat untuk puasa. (HR. Al Bukhari).

Selain kaum Yahudi, orang-orang Arab Qurayish Jahiliyah juga mengistimewakan bulan Muaharram. Bahkan puasa Asyura' adalah puasa yang telah dikenal oleh orang-orang Quraisy sebelum datangnya Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka juga berpuasa pada hari tersebut. ‘Aisyahradhiallahu ‘anha berkata,

"Dulu hari ‘Asyura, orang-orang Quraisy mempuasainya di masa Jahiliyah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamjuga mempuasainya. Ketika beliau pindah ke Madinah, beliau mempuasainya dan menyuruh orang-orang untuk berpuasa. Ketika diwajibkan puasa Ramadhan, beliau meninggalkan puasa ‘Asyura’. Barang siapa yang ingin, maka silakan berpuasa. Barang siapa yang tidak ingin, maka silakan meninggalkannya.” (HR Al-Bukhari no. 2002.)

Namun untuk menyelisih Yahudi dan Qurayish, Rasulullah SAW menjadikan puasa Muharam menjadi puasa sunnah. Ketetapan itu dibuat setelah datangnya bulan Ramadan yang menjadi waktu berpuasa wajib umat Islam. Demikian dilansir dari berbagai sumber.

(Vien Dimyati)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement