Jadi, apabila Anda ingin merasakan dua manfaat sekaligus, cobalah mengunyah makanan lebih sering. Bahkan Samantha Cameron mengunyah makanan hingga 50 kali supaya tubuhnya tetap langsing.
Selain itu, peneliti juga mengungkapkan bahwa mengatur jam tidur bisa berpengaruh terhadap berat badan seseorang. Apabila seseorang tidur kurang dari enam jam sehari, maka risiko obesitas akan semakin besar.
Selain itu, orang yang kurang tidur lebih sulit untuk menurunkan berat badannya. Hal itu juga berlaku bagi orang yang tidur telat. Walaupun waktu tidur mereka cukup, mereka tetap memiliki risiko yang sama seperti orang yang waktu tidurnya kurang.
Penelitian menemukan fakta bahwa durasi tidur berkaitan dengan jumlah lemak di tubuh. Mereka yang waktu tidurnya cukup memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah.
“Penelitian ini berkontribusi terhadap bukti yang sebelumnya telah ada. Lamanya waktu tidur dan kapan waktu tidur berpengaruh terhadap pengembangan risiko obesitas. Ada baiknya durasi tidur yang cukup dan penentuan waktu tidur dimulai sejak anak-anak agar saat dewasa faktor obesitasnya menjadi lebih rendah,” tutur Profesor Peymane Adab seperti yang dikutip dari Express, Rabu (20/9/2017).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.