Di bawah benteng terdapat sebuah goa, sayangnya goa tersebut sudah tertutup tanah sehingga tidak ada lagi akses masuk ke dalam goa.
"Goa ini menjorok ke bawah, menuruni anak tangga dengan ke dalaman sekitar 10 meter, di dalamnya ada terowongan memanjang yang memiliki akses tembusan ke goa lain yang ada di seputaran kecamatan Singkil dan Tuminting, namun saya belum pernah mencoba sampai tembus," ujar Lakoro (50), warga sekitar kepada okezone.com.
Dahulu menurut Lakoro goa tersebut masih bisa dimasuki, dan menjadi tempat bermain mereka semasa kecil. Terowongan itu terbuat dari beton, di dalamnya terdapat kamar-kamar dengan pintu yang terbuat dari baja.
"Di dalam ada tempat tidur dan banyak terdapat alat perang peninggalan Jepang seperti senjata dan granat," lanjut Lakoro.
Beberapa waktu lalu pernah ada dua orang yang masuk ke dalam goa dengan maksud mencari harta karun, namun keduanya tidak bisa menemukan pintu keluar goa, nanti benda- benda yang diambil mereka ditinggalkan barulah mereka bisa keluar dari goa itu.