MENTAWAI - Bentuknya bulat dan lonjong sebesar kepala tinju bayi dan sudah dilumuri kelapa parut. Itulah subbet, makanan khas Mentawai selain sagu.
Bagi warga Mentawai yang tinggal di Pulau Sipora dan Pagai Utara Selatan, subbet merupakan makan sehari-sehari sebelum ‘dijajah’ nasi. Namun, bagi penghuni Pulau Siberut, subbet juga dinikmati, tapi hanya saat ada upacara adat (punen).
Subbet merupakan paduan antara keladi (gettek) rebus, pisang (bagok) rebus dan kelapa (toitet) sehingga membentuk rasa yang manis-manis secara alami. Tak ada bumbu lain seperti garam dan gula, semuanya serba alami.
(Baca Juga: Yummy! Es Krim Ungu Cantik Ini Terbuat dari Ubi)