SERINGKALI ketika berbelanja makanan, kita kerap bernafsu untuk membeli dalam jumlah besar hanya karena lapar mata, atau perasaan khawatir jika membeli sedikit, maka tidak akan cukup untuk dikonsumsi nantinya.
Hal di atas, juga tak terhindarkan salah satunya ketika kita membeli roti. Sehingga akhirnya, karena tidak habis saat sekali makan, akhirnya harus tersisa.
Nah, sayang sekali bukan rasanya sisa-sisa roti yang sebenarnya masih bisa disantap tersebut harus dibuang begitu saja, hanya karena disimpan dengan cara yang salah. Kemudian, sebenarnya adakah cara penyimpanan sisa roti yang tepat agar sisa roti menjadi awet lebih lama dan tetap enak untuk dimakan? Simak dulu 6 tipsnya di bawah ini, sebagaimana disitat Shanghaiist.
1. Suhu : Jangan pernah meninggalkan sisa roti begitu saja di suatu ruangan, di mana ruangan tersebut memiliki suhu ruangan sekitar 20 derajat celcius lebih dari 2 hari lamanya. Jika tempat tinggal Anda termasuk lokasi yang mempunyai tingkat kelembapan tinggi, sebaiknya segera masukkan sisa roti ke dalam freezer di dalam lemari pendingin untuk menghindari tumbuhnya jamur-jamur pada roti.
2. Potong roti : Potong roti di sini maksudnya ialah, iris roti dari bagian tengah sehingga bagian tersebut bisa didorong dihimpit bersama, sebagai penghalang antara udara dan roti.
3. Bungkus roti : Cobalah untuk bungkus roti dengan plastik ataupun aluminium foil untuk menangkup kelembapan, disebutkan lebih lanjut sebaiknya hindari memakai paper bag karena hal ini membuat udara bisa masuk dan membuat roti menjadi kering.
4. Breadbox : Jika memungkinkan, sebaiknya memang roti disimpan di dalam wadah breadbox yang memang dirancang khusus untuk menyimpan roti. Versi tradisional dari breadbox biasanya terbuatd dari bahan kayu, namun sekarang biasanya terbuat dari logam. Biasanya setiap box bisa memuat hingga dua buah roti.
5. Taruh di freezer : Ketimbang menyimpan roti di dalam lemari pendingin, lebih disarankan untuk menyimpan roti dengan memasukkannya langsung ke dalam freezer, pasalnya jika disimpan di dalam lemari pendingin (bukan di area freezer) roti bisa mengalami proses recrystallizes sehingga membuat roti akhirnya menjadi keras. Sebelum disimpan di dalam freezer, iris-iris roti lalu simpan di dalam kantung zip lock pag baru letakkan di dalam freezer.
6. Panaskan : Jika roti menjadi apek dan keras, panaskan dengan cara dimasukkan ke dalam microwave dengan sebelumnya sudah dialasi paper towel, lalu taruh di microwave selama kurang lebih 10 detik, baru kemudian dipanggang di dalam oven atau toaster. Dengan metode ini maka bagian dalam roti bisa menjadi lebih lunak, dan bagian yang keras bisa dipotong dengan pisau lalu dibuang.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.