BERMAIN trampolin kini bukan hanya dilakukan oleh anak kecil saja. Banyak orang dewasa yang juga gemar berlompat dan memantul di atas spring. Malah sekarang banyak tempat yang menghadirkan berbagai macam bentuk trampolin untuk dan ramai dikunjungi. Trampolin adalah sebuah alat yang memungkinkan pemakainya melompat dan kemudia memantul karena memiliki per di bawahnya.
Baca Juga:
Selain untuk bersenang-senang, trampolin memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan, antara lain melatih keseimbangan, otot tungkai, dan kelincahan. Ketika seseorang melompat di atas trampolin, maka dia melatih keseimbangan melalui kaki dan mengontrol gerakannya saat terjatuh. Melompat di atas trampolin bisa dikatakan sebagai salah satu olahraga non aerobik. Secara tidak langsung otot tungkai dilatih untuk lebih kuat.
Selain itu, karena permukaan sisinya yang luas, maka orang bebas menjatuhkan dirinya di mana saja. Orang tersebut juga bebas menentukan bagian tubuh mana yang jatuh lebih dulu, apakah kaki, punggung, atau perut yang terpenting mereka harus kembali pada posisi tegak. Itulah yang membuat seseorang menjadi lebih lincah saat bermain trampolin, bahkan jika memungkinkan dia bisa melakukan salto.
“Saat bermain trampolin, seseorang bisa melakukan olahraga high impact dengan risiko yang lebih kecil. Trampolinememungkinkan orang yang memainkannya terjatuh tanpa benturan, hal ini biasanya hanya bisa dilakukan di kolam renang. Selain itu, orangtua juga tidak perlu merasa khawatir bila anaknya melakukan olahraga high impact dengan trampoline sebab relatif aman untuk dimainkan,” tutur dokter spesialis keolahragaan, dr Michael Triangto, SpKO saat dihubungi Okezone melalui sambungan telepon, Selasa (12/9/2017).