MASA pertumbuhan adalah masa yang paling tepat untuk banyak belajar mengenai apapun. Adupan gizi dan olahraga yang tepag akan memperbaiki kualitas dari pertumbuhan tersebut.
Tapi, apa jadinya kalau di masa pertumbuhan, kemampuan Anda malah menurun drastis sampai akhirnya kemampuan itu hilang. Begitu lah yang dialami Kaci Smith. Gadis berusia 11 tahun itu kini tidak bisa menjalani hidup seperti biasanya.
Dikabarkan dari Daily Mail, Senin (11/9/2017), Kaci kehilangan kemampuannya untuk membaca atau menulis, pun juga berbicara. Gejala awalnya baru dirasakan Kaci 72 jam dan sekarang kondisinya hilang total.
BACA JUGA:
Berkaca dari Kasus Meninggalnya Bayi Debora, Dokter Wajib Tolong Pasien Emergency!
Hati-Hati! Banyak Ditemukan Komponen Plastik pada Garam Laut, Bisa Sumbat Saluran Cerna!
Ibu Kaci, Emily Smith, 30, mengatakan bahwa putrinya itu adalah gadis yang bahagia dan sehat sebelumnya. Sampai akhirnya dia terkena penyakit aneh yang dokter pun tidak dapat mendiagnosis. Emily menjelaskan, Kaci telah kehilangan segalanya, termasuk kemampuannya berbicara.
Emily melanjutkan, Kaci mulai mengalami gejala serius ditandai dengan Kaci tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun secara mendadak. ’’Sejak Februari, dia telah kehilangan segalanya,’’sambung Emily. Dia tidak bisa membaca, dia tidak bisa menulis, dia tidak bisa berjalan, atau pergi ke toilet. Dia kembali memakai popok. Dia benar-benar tidak bisa melakukan apapun sendiri.
"Dia tidak bisa menggunakan pisau atau garpu. Dia tidak bisa makan. Dia tidak bisa bermain dengan apapun. Jika Anda memberinya sesuatu, dia menjadi agresif. Ini menakutkan baginya dan ini menakutkan kita semua,’’ lanjut Emily.
Melihat kondisi anaknya yang demikian, Emily menyatakan, hidupnya Kaci sudah berubah. Tidak ada kebahagiaan yang terlihat di wajahnya. Ini benar-benar memilukan. Melihat anak perempuannya itu semakin melemah dan kehilangan gairah hidup, membuat Emily tidak yakin sampai kapan anaknya itu akan kembali pulih.
Perlu Anda ketahui, untuk merawat anak gadisnya itu, Emily sampai harus berhenti dari pekerjaannya sebagai perawat. Kaci sekarang sangat bergantung pada kehidupan Emily. Segalanya. Yang membuat Emily semakin sedih adalah tidak ada dokter yang mampu menentukan penyebab penyakit Kaci itu.