Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Alami Deja Vu? Begini yang Sebetulnya Terjadi!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 11 September 2017 |07:31 WIB
Sering Alami Deja Vu? Begini yang Sebetulnya Terjadi!
Merasakan De Javu (Foto: Grunge)
A
A
A

Nah, ketika proses kerja sama ini tidak sinkron, Anda dapat mengalami deja vu atau perasaan yang intens dan sering membingungkan bahwa situasi sudah familiar meski belum pernah terjadi sebelumnya. Seperti yang diungkapkan Reber pada Scientific American, Senin (11/9/2017).

Perasaan ini bisa terjadi bila situasi baru sangat mirip dengan kejadian lain yang tersimpan dalam ingatan Anda. Deja vu adalah versi yang lebih kuat dari jenis kesalahan memori lainnya yang terjadi di otak.

Lebih lanjut lagi, profesor psikologi dari Universitas Colorado, Anne Cleary, menambahkan, deja vu terjadi mungkin dikarenakan ingatan tidak cukup berfungsi dengan baik.

"Dengan tidak mengingat pengalaman secara spesifik, Anda memiliki perasaan akrab dengan situasi saat itu," ujarnya dikutip dari Grunge.

Sebuah penelitian neuropsikolog kognitif dari Universitas Leeds di Inggris pada 2005 menunjukkan bahwa orang yang mengalami deja vu mengalami kerusakan pada daerah frontal dan temporal. Kondisi ini kemungkinan terjadi karena kesalahan pemrosesan di daerah yang sama. (ren)

(Muhammad Saifullah )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement