Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Alami Deja Vu? Begini yang Sebetulnya Terjadi!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 11 September 2017 |07:31 WIB
Sering Alami Deja Vu? Begini yang Sebetulnya Terjadi!
Merasakan De Javu (Foto: Grunge)
A
A
A

ADUH, kok seperti pernah mengalami kejadian ini sebelumnya, ya?! Nah, pernyataan ini biasanya Anda ucapkan saat Anda mengalami Deja Vu. Sebetulnya kondisi tersebut itu bagaimana sih?

Secara sederhana, deja vu adalah Bahasa Prancis yang artinya sudah terlihat. Lebih lanjut, deja vu adalah sensasi di mana Anda pernah mengalami peristiwa yang baru terjadi sebelumnya.

BACA JUGA:

Perlu Anda ketahui, deja vu berkaitan dengan ingatan manusia. Menurut profesor psikologi dari Universitas Northwestern, Paul Reber, semua teori ingatan mengakui bahwa mengingat membutuhkan dua proses kerja sama yang berjalan beriringan, yaitu keakraban dan ingatan.

Proses keakraban dalam otak terjadi dengan cepat, biasanya sebelum otak bisa mengingat kembali sumber perasaan. Pada proses ini, perhatian bergantung pada bagian otak hippocampus dan korteks prefrontal. Sementara itu, keakraban bergantung pada daerah korteks temporal medial.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement