Selendang Songket Limar asal Mentok, Bangka (Foto: Istimewa)
Salah satunya dilihat dari keseluruhan kain. Apakah di kain tersebut ada lubang atau tidak. Lubangnya juga bukan rusak karena goresan atau faktor benturan lainnya.
’’Kalau kain tersebut benar-benar sudah ‘berumur’ maka ada lubangnya. Itu terjadi karena kain tersebut dimakan ngengat. Secara alamiah memang begitu. Jadi, jangan pernah percaya sama pedagang yang bilang kain tersebut berusia tua tapi bahannya masih mulus,’’ tegasnya.
Sementara itu, dia juga menjelaskan mengenai pewarnaan kain tersebut. Pada mereka yang sudah terbiasa melihat kain, diberkati dengan taste yang baik menilai kain tersebut. Contoh sederhananya saja masalah warna kain. Jika kain tersebut warnanya pekat, maka dipastikan prosesnya pewarnaannya tidak sebentar. Semakin tipis warna kain tersebut, berarti proses pewarnaannya pun sebentar. “Tidak salah, hanya bentuk variasi warna saja,’’ tambahnya.
BACA JUGA: