Baca Juga: OKEZONE WEEK-END: Kenali Ragam Motif Batik Indonesia dan Maknanya
Selain dapat melihat koleksi tetap Museum Tekstil, Anda juga dapat menyaksikan pameran kain yang digelar secara berkala. Koleksi dari Museum Tekstil bukan lah hanya milik museum, tetapi juga merupakan titipan dari para kolektor, desainer, dan milik para pencinta kain tradisional. Sehingga Anda bisa melihat kain yang begitu beragam.
Kain-kain yang dikoleksi di museum ini merupakan kain khas dari Pulau Bali, Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Lombok, hingga Flores. Dari sini, Anda bisa memahami perbedaan antara bahan, warna, tekstur, dan motif yang digunakan pada masing-masing daerah.
Selain wastra tradisional, museum ini juga menyimpan peralatan tenun dan alat pembuatan kain tradisional lainnya. Alat-alat yang terbuat dari kayu itu terlihat cukup rumit. Namun alat seperti itu lah yang digunakan oleh para pengrajin kain di berbagai daerah untuk menghasilkan karya yang dikagumi. Maka tak heran jika kain tradisional buatan tangan dihargai dengan cukup mahal.
Baca Juga: Modernisasi Kebaya dan Kain Batik Boleh Dilakukan, asal....