SALAH satu yang khas dari suku Sumba adalah kain tenun. Kain tenun merupakan warisan budaya yang kental dengan adat-istiadat yang dianut warga di daerah Nusa Tenggara Timur.
Kain tenun Sumba dianggap masyarakat sebagai kain yang istimewa. Mengingat pembuatan kain melewati proses panjang, rumit dan penuh ketelitian serta kesabaran.
Wanita Sumba biasa memakai kain sarung tenun Sumba untuk pakaian sehari-hari. Motif dan warna kain tenun menunjukkan strata sosial atau penghargaan terhadap suku tertentu.
Baca Juga: Tenun Indonesia Timur Telah Banyak Diminati Para Pecinta Kain Nusantara
Selain cantik dipakai oleh para wanita, pada perkembangannya kain tenun Sumba juga indah menjadi penghias rumah. Salah satunya sebagai gorden jendela. Usut punya usut inspirasi penggunaan kain tenun Sumba sebagai gorden datang dari kebiasaan penduduk Sumba menggantungkan kain yang sedang dijemur di teras rumah.
Kain-kain tenun berwarna-warni dengan beragam corak terlihat amat cantik dari luar terpajang di rumah. Penduduk kota pun mulai menjadikan kain ini sebagai gorden jendela dan memasangnya di dalam rumah. Adanya kain tenun Sumba di dalam rumah, memberi sentuhan entik di dalam ruang.
Baca Juga: Kain Tenun Enggak Boleh Terlalu Sering Dicuci! Ini Alasannya