Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Acroyoga, Perpaduan Menawan Gerakan Yoga, Akrobatik dan Terapeutik yang Semakin Digemari

Annisa Aprilia , Jurnalis-Kamis, 07 September 2017 |15:49 WIB
Acroyoga, Perpaduan Menawan Gerakan Yoga, Akrobatik dan Terapeutik yang Semakin Digemari
Acroyoga (Foto: Aventouro)
A
A
A

YOGA merupakan salah satu cara mengolah tubuh yang memiliki banyak manfaat. Selain yoga individu yang sudah sering kita jumpai, ternyata yoga juga dapat dilakukan bersama rekan atau teman, seperti suami, istri, kekasih, teman dekat, ataupun kerabat lainnya.

Acroyoga bukanlah hal baru sebenarnya. Jika kita ingat-ingat, dulu orangtua sering kali menerbangkan anak-anak mereka di kaki, bukan? Dari gerakan tersebutlah sebenarnya acro yoga tersebut lahir. Akrobat sendiri telah berkembang selama bertahun-tahun.

BACA JUGA:

Melansir dari Atlanta Acro, Kamis (7/9/2017), pada 1904 di Jepang ada sebuah video yang mengandung unsur akrobat, tepatnya pada 29 April 1904, Ilmuwan Amerika yang bernama Thomas Edison lah yang menemukannya di studio miliknya sendiri di kawasan New York City. Video ini mungkin jadi rekaman pertama yang menunjukkan pasangan akrobatik yang terbang.

(Foto: Yogamoves)

Kemudian, pada 1938 Sri Tirumalai Krishnamacharya pernah menerbangkan seorang siswanya dengan beberapa gerakan backbends yang intens, disusul pula pada 1985, Acrosage yang dikembangkan oleh Benjamin Marantz meletakan dasar untuk terbang terapeutik dan banyak transisi terbang. Tahun-tahun kemudian, yoga terus berkembang hingga menjadi acroyoga.

BACA JUGA:

Di Indonesia sendiri acroyoga sudah beberapa tahun terakhir dikenal oleh masyarakat. Sekira dua hingga tiga tahun lalu, acroyoga hadir dengan gerakan-gerakan yoga yang dilakukan oleh dua orang, dan sangat mencengangkan siapapun yang melihatnya.

"Acro yoga merupakan gabungan antara yoga, akrobatik, dan terapeutik, yang bisa dilakukan oleh lebih dari dua, tiga atau empat orang. Ketika melakukan acro yoga, sebenarnya kita jauh lebih fun, karena dilakukan bersama teman atau partner,” ucap Zaenal salah satu yogi yang selalu mengikuti di Namaste Festival, dalam kesempatannya sebelum melakukan acro yoga bersama rekannya Garret, di acara Konferensi Pers CIMB Niaga Namaste Festival 2017, Jakarta, Kamis (7/9/2017).

(Foto: Studio34yoga)

Melalui acara seperti ini, diharapkan proses pengenalan gaya hidup sehat yang salah satunya bisa dilakukan melalui yoga bisa semakin digencarkan."Tujuannya untuk membangun kesehatan masyarakat Indonesia melalui yoga," tutur Melisa sebagai seorang penggiat yoga.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement