Penemuan Tansai dan timnya berhasil merevisi ulang beberapa fakta tentang asal usul wine, di mana mereka berhasil menemukan tembikar kuno saat melakukan proses penggalian di situs Zaman Tembaga di pantai barat daya Sisilia. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tembikar ini dipercaya berasal dari tahun 4.000 SM. Ketika Tansai melakukan analisis kimia terhadap tembikar itu, ia menemukan bahwa benda tersebut mengandung residu dari kedua asam tartarat dan sodium. Kandungan tersebut menjadi bukti wine tertua di dunia telah ditemukan di semenanjung Italia.
Wine ini menjadi salah satu dari sekian penemuan makanan kuno yang berhasil ditemukan dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari penemuan teh yang telah berusia 2.000 tahun, hingga penemuan resep bir tua yang disinyalir telah berusia 3.000 tahun. Demikian dilansir dari Food & Wine, Rabu (6/9/2017).
BACA JUGA:
LUAR BIASA, Pecahkan Rekor Pria Ini Angkat Gelas Penuh Bir Seberat 70 Kg Sekaligus!
Jalan Roda, Salah Satu Tempat Ngopi Tertua di Kota Manado
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.