Tinggal di negeri orang tak membuat masyarakat Indonesia melupakan hari raya yang biasa dirayakan di negeri sendiri. Masyarakat Muslim Indonesia yang tinggal di Hanoi, Vietnam merayakannya bersama komunitas Muslim di Hanoi.
Tinggal di negara yang 80 persen penduduknya non-muslim tentunya menjadi tantangan umat Muslim. Namun tak menyurutkan umat Muslim di Hanoi untuk merayakan Hari Raya Idul Adha.
BACA JUGA:
Bagi ratusan umat muslim yang tinggal di ibukota Vietnam, Hanoi, masjid Al Noor merupakan pusat ibadah dan komunitas muslim dunia. Masjid ini seakan menjadi oasis kehidupan beragama.
Sholat Idul Adha tahun ini juga diadakan di masjid Al Noor yang merupakan satu-satunya masjid di kawasan Vietnam utara. Masjid Al Noor berada di jalan Hang Luoc 12, Hang Ma, Hoan Kem. Sholat ied diikuti oleh umat Muslim yang berasal dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, Pakistan, Vietnam, Jepang dan Nigeria. Sholat dimulai dari jam 07.30 pagi.
Usai sholat, komunitas muslim Indonesia bergerak menuju KBRI yang terletak di jalan Ngo Quyen 48, Hoan Kiem. KBRI mengadakan open house untuk merayakan hari raya Idul Adha 1438 H sekaligus memperkenalkan pegawai baru KBRI Hanoi. Dalam acara open house disajikan pula daging kambing. Acara open house berlangsung hingga siang sebelum sholat jumat berlangsung.
Umat muslim Indonesia yang tinggal di Hanoi tentunya menjalankan kewajiban berkurban. Namun tak semua berkurban di Hanoi.
" Saya memilih berkurban di Indonesia karena menurut saya masih banyak orang Indonesia yang membutuhkan bantuan ". Demikian jawaban Hera, salah satu warga Indonesia yang tinggal di Hanoi. Menurut Hera, umat muslim dari negara - negara lainnya juga berkurban di negaranya masing - masing.
Sementara itu untuk menjalankan ibadah puasa Arafah, umat muslim Indonesia di Hanoi berpuasa 1 hari sebelum hari raya Idul Adha yang jatuh kamis kemarin. Untuk memastikan ibadah puasanya afdol, umat muslim Indonesia di Hanoi memastikan hanya mengonsumsi makanan halal.
Karena di hampir semua rumah makan di Hanoi menggunakan daging babi atau minyak. Oleh karena itu mereka memilih memasak sendiri makanannya atau bila memilih makan di restoran hanya makan di restoran halal. Ada beberapa restoran halal di Hanoi seperti restoran masakan Indonesia, Batavia dan Juni Kitchen, restoran Little India dan Naan and Kebab, dan restoran singapura, DLions.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.