Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IDUL ADHA 2017: Tradisi Tak Sembelih Sapi di Masjid Menara Kudus, Pesan Toleransi yang Terjaga dari Sunan Kudus

Ade Indra Kusuma , Jurnalis-Jum'at, 01 September 2017 |13:00 WIB
IDUL ADHA 2017: Tradisi Tak Sembelih Sapi di Masjid Menara Kudus, Pesan Toleransi yang Terjaga dari Sunan Kudus
Foto: (Instagram uwink_albab)
A
A
A

MASYARAKAT Muslim di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, masih memegang teguh tradisi tidak memotong sapi saat Idul Adha. Hal itu sudah terjadi sejak ratusan tahun lalu.

Dikutip dari berita Okezone, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kudus, KH Syafiq Nashan, mengungkapkan, warga tidak menyembelih sapi untuk berkurban karena mengikuti fatwa Sunan Ja'far Shodiq atau Sunan Kudus.

Baca Juga: 5 Destinasi Terindah bak Negeri Dongeng di Dunia Nyata

Sekira 500 tahun lalu Sunan Kudus megeluarkan fatwa kepada keluarga dan pengikutnya agar tidak menyembelih sapi sebagai hewan kurban. Sebab pada masa itu, mayoritas penduduk Kudus merupakan penganut Hindu. Umat Hindu meyakini sapi disucikan para dewa.

(Baca Juga: Ayo Cepat ke Inggris, Bisa Lihat Dinosaurus hingga Main di Kampung Alice!)

Sunan Kudus mengeluarkan fatwa itu untuk menghargai kepercayaan agama lain.

"Pada Idul Adha di zaman Sunan Kudus, sapi-sapi hanya ditaruh di sekitar Masjid Menara dan tidak ada yang disembelih. Sebagai gantinya, hanya kerbau dan kambing yang dijadikan hewan kurban. Dengan cara tersebut, warga Hindu tidak merasa terhina dan tetap dihargai kepercayaannya," beber KH Syafiq Nashan.

Pendekatan Sunan Kudus itu terbukti efektif, sehingga banyak penganut Hindu yang datang ke masjid untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban. Bahkan banyak di antara mereka yang akhirnya berpindah dan memeluk Islam.

Syafiq menegaskan, tidak ada larangan untuk menyembelih sapi dalam Islam sehingga sah-sah saja sebenarnya bagi warga Kudus untuk menyembelih sapi.

(Baca Juga: Hore! Museum Antariksa Akan Ajak Pengunjung Saksikan Gerhana Matahari)

Mitos (kesepahaman) masyarakat Kudus, Jawa Tengah untuk tidak menyembelih sapi memang dipegang teguh. Kendati demikian, banyak juga kini masyarakat yang berkurban sapi karena harganya lebih murah dan daging sapi lebih banyak ketimbang kerbau.

(Ade Indra Kusuma)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement