3. Ketuban tidak mudah pecah
Ketuban adalah selaput berisi cairan yang menyelimuti seluruh tubuh bayi di dalam kandungan. Kantung ketuban akan pecah sebelum bayi lahir. Namun ada juga kemungkinan bahwa ketuban pecah sebelum waktunya. Ketuban yang pecah sebelum waktunya dapat mengundang sejumlah komplikasi, antara lain infeksi dan peradangan selaput amnion.
Pada penelitian tersebut, kelompok ibu hamil yang mengonsumsi buah kurma memiliki selaput ketuban yang lebih kuat dan tidak mudah pecah sampai sebelum waktunya persalinan tiba dibandingkan dengan kelompok ibu hamil yang tidak mengonsumsi kurma.
4. Jalannya persalinan lebih lancar
Pada penelitian tersebut, 96% dari kelompok ibu hamil yang mengonsumsi kurma mengalami persalinan normal yang lebih lancar. Sedangkan pada ibu hamil yang tidak mengonsumsi buah kurma secara teratur, tingkat kelahiran normal hanya mencapai 79 persen.
Untuk mendapatkan manfaat kurma, penelitian tersebut menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi enam buah kurma per hari selama empat minggu sebelum perkiraan tanggal kelahiran. Demikian ditulis situs Hellosehat.