Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Matcha, Cold Brew & Jus Jahe, Sederet Minuman Paling Dicari di Situs Pencarian Google

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Jum'at, 25 Agustus 2017 |16:09 WIB
Matcha, Cold Brew & Jus Jahe, Sederet Minuman Paling Dicari di Situs Pencarian Google
Matcha minuman paling dicari di Google)
A
A
A

GOOGLE telah merilis laporan tren minuman pertama mereka. Laporan ini berfokus pada minuman nonalkohol di Amerika Serikat, Inggris, Meksiko, dan Spanyol. Laporan tersebut juga mengintegrasikan tren minuman yang beredar di Youtube, dan sebuah survey yang dilakukan kepada 1.000 responden. Mengusung tema “tren minuman dalam kehidupan sehari-hari,” inilah fakta yang ditemukan Google.

Belakangan ini, tingkat kepedulian sebagian besar orang terhadap proses produksi minuman yang mereka konsumsi mulai meningkat. Google menyadari bahwa tren minuman yang dikemas dengan teknik khusus seperti cold brew coffee dan nitro coffee mulai digandrungi banyak orang.

Mereka menemukan bahwa minuman dingin ini pertama kali populer di tahun 2015. Sebuah pertanyaan menarik pun muncul, mengapa minuman dingin menjadi sangat populer? Menurut survey tersebut, kopi yang diolah dengan teknik cold brew atau nitro memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan kopi tradisional. Proses pembuatannya pun lebih mudah dan praktis.

BACA JUGA:

Rahasia Dapur Kereta Wisata VVIP, dari Kurasi Menu hingga Wadah Khusus

POP SUGAR: Manis Gurih Dawet Selasih Pasar Gede yang Menyegarkan di Siang Hari

Google mengklaim bahwa karakter rasa minuman yang paling digemari saat ini adalah “earthy”. Jika dikaitkan dengan kebiasan penduduk Amerika Serikat, mereka cenderung menyukai minuman yang terbuat dari matcha, chamomile, kunyit, dan jahe. Kombucha dan green tea keluar sebagai minuman favorit mereka.

Tidak hanya itu, dandelion dan peterseli juga mulai dikreasikan menjadi produk minuman dingin. Namun, orang-orang Inggris dan Amerika Serikat lebih sering mengonsumsi kombucha dibandingkan olahan minuman lain yang memiliki karakter rasa “earthy”.

Jahe, menurut Google mulai bermunculan dalam hasil pencarian minuman sekitar tahun 2012. Tanaman herbal ini menjadi salah satu tren minuman yang mengalami pertumbuhan pesat dalam laporan tersebut. Popularitas jus jahe, infus jahe, bahkan air jahe tumbuh hingga 79% dari tahun ke tahun.

BACA JUGA:

POP SUGAR: Musim Panas di Jepang, Masyarakat Heboh Berburu Es Krim Bentuk Pedang

Netizen Puji Kelezatan Makanan di Restoran Milik Bos First Travel, Anniesa Hasibuan di London

Di Amerika Serikat, matcha (terutama teh dan latte) popularitasnya juga mengalami peningkatan hingga 202% sejak tahun 2015. Meski identik dengan olahan teh, matcha juga masuk dalam kategori makanan penutup seperti cake, kue kering, dan es krim dengan tingkat pencarian hingga 62%.Hal ini disebabkan karena sebagian orang menganggap bahwa jahe dan matcha memiliki manfaat kesehatan yang baik.

Selain jahe dan matcha, air mineral ternyata masih digandrungi oleh sebagian orang yang sangat teliti dalam memilih jenis minuman premium. Buktinya, semakin banyak video di YouTube yang mempromosikan filter air karena kekhawatiran mereka bahwa air di Amerika Serikat telah terkontaminasi bakteri. Botol air mineral “mewah” juga mengalami lonjakan popularitas dan tumbuh di angka 82% pada Juni 2017. Demikian dilansir dari Food & Wine, Jumat (24/8/2017).

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement