Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE WEEK-END: Seruput Kopi Pagaralam Asal Gunung Dempo, Wangi & Rasanya Sulit Dilupakan

Melly Puspita , Jurnalis-Sabtu, 26 Agustus 2017 |11:00 WIB
OKEZONE WEEK-END: Seruput Kopi Pagaralam Asal Gunung Dempo, Wangi & Rasanya Sulit Dilupakan
Kopi Pagaralam (Foto: Melly Puspita/Kontributor Okezone)
A
A
A

Biasanya setelah biji kopi dipetik, cangkangnya kemudian dikupas dan langsung diproses untuk menghasilkan kopi yang unggul. Masyarakat Pagaralam biasanya akan menjemur biji kopi di halaman rumah mereka, jadi jangan heran apabila ke Kota Pagaralam kalian selalu menemukan biji kopi yang dijemur di halaman rumah warga.

Di tangan pengusaha, kopi yang sudah dibeli langsung dari petani kemudian dicuci sampai bersih untuk kemudian masuk ke dalam proses penggorengan. Setelah dimasak, kopi kemudian ditampi dan dipilih-pilih dan dibersihkan. Melewati proses penggorengan, biji kopi lalu digiling dengan menggunakan alat penggiling manual. Biji kopi yang sudah digiling kemudian dimasukkan ke dalam kemasan untuk dijual.

Ketika asap dari pembakaran sudah mulai mengepul, itu tandanya biji kopi telah masak. Hal yang harus dilakukan adalah dengan mengecilkan api dengan menyisakan baranya saja. Hasil penggilingan kopi akan menghasilkan kopi robusta unggulan di Indonesia.

Kenikmatan kopi ini membuat wisatawan yang berkunjung ke Kota Pagaralam menjadikannya sebagai oleh-oleh khas Pagaralam. Baik itu wisatawan lokal maupun wisatawan luar.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement