Kota Unalaska memang telah lama menjadi rumah bagi 4.700 jiwa penduduknya dan sekaligus lebih dari 600 ekor elang botak yang gagah dan eksotis. Elang botak biasanya bersarang di pohon, tapi masalahnya di Unalaska tidak tersedia banyak pohon untuk jadi sarang mereka. Akhirnya, para burung membangun sarang mereka di tebing di pinggir kota atau di bangunan yang dibuat manusia.
Jumlah yang tidak sedikit tersebut membuat penegak hukum setempat memasang tanda peringatan pada saat tibanya musim burung elang botak bersarang, yaitu mulai awal Juni hingga akhir musim panas. Namun, walau pun sudah diberlakukan peringatan demikian, masih saja terjadi kasus pendudul Unalaska diserang elang dan harus mendapatkan perawatan medis.
(Baca Juga: BACKPACKER DIARY: Menjamah Kemisteriusan Gua Asnawi Lahat)
“Kami memiliki tanda-tanda yang kami pasang setiap tahunnya untuk mengingatkan penduduk kalau ada sarang elang di daerahh tersebut. Pasalnya, elang yang tengah bertelur dan menyarang akan menjadi lebih ganas dibandingkan biasanya. Mereka akan melakukan apa pun untuk melindungi anak-anak mereka, termasuk dengan melakukan penyerang terhadap manusia yang mendekati sarang mereka. Mereka akan melukai manusia dengan menggunakan cakar untuk mengoyak kepala mereka,” ucap Jennifer Shockley, Wakil Kapolri setempat, dikutip dari Oddity Central, Selasa (22/8/2017).
(Renny Sundayani)