(foto: Demon Fajri/Okezone)
Usai menempuh perjalanan sekira 30 menit. Para pelacong akan langsung disuguhi pemandangan tersembunyi di kabupaten yang memiliki motto, 'kerja, kerja, kerja'. Berupa air terjun, 'Tik Unen'.
Untuk menyambangi air terjun itu, disarankan saat musim penghujan. Pasalnya, saat memasuki bulan kemarau air terjun tersebut tidak terlalu besar dan menggumpal saat terjatuh kedalam kolam air terjun.
Kepala Desa Taba Padang, Yoyon mengatakan, air terjun 'Tik Unen' berarti air terjun pemandian. Di mana Tik dalam bahasa Suku Rejang Air dan Unen berarti pemandian. Sehingga, kata dia, air terjun itu diberinama Tik Unen.
(Baca Juga: Shiprock, Sisi Misterius nan Menawan di Meksiko)
Ia mengatakan, obyek wisata air terjun belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Kepahiang maupun pemda Provinsi Bengkulu.
''Air terjun masuk dalam kawasan hutan desa,'' kata Yoyon kepada Okezone.
(foto: Demon Fajri/Okezone)
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.