Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kekurangan Oksigen Setelah Dilahirkan, Lebih dari 100 Bayi di Rumah Sakit India Meninggal Dunia

Tiara Putri , Jurnalis-Sabtu, 19 Agustus 2017 |17:21 WIB
Kekurangan Oksigen Setelah Dilahirkan, Lebih dari 100 Bayi di Rumah Sakit India Meninggal Dunia
Bayi di India Meninggal (Foto: Ist)
A
A
A

Menurut pasangan petani itu, bayi lain yang meninggal juga mengalami hal yang sama. Orangtuanya hanya bisa menangis, menjerit, dan memegang bayinya di pangkuan saat sekarat tanpa bisa bertindak apa-apa. Tercatat kematian bayi dimulai pada tanggal 7 Agustus 2017. Lalu hingga tanggal 10-11 Agustus, ada 30 bayi yang meninggal. Dalam waktu lima hari, jumlahnya meningkat menjadi 60 bayi yang meninggal.

Pemerintah terus berkeras bahwa kematian bayi itu bukan disebabkan karena kurangnya pasokan oksigen, melainkan karena bayi dirawat di unit neonatal dan terkena ensefalitis, peradangan mematikan pada otak yang telah merajalela di wilayah ini selama beberapa dekade. Di sisi lain, para orangtua terus menceritakan kisah memilukan hati saat bayinya kehabisan udara sebelum meninggal. Banyak dari mereka yang mengatakan bahwa dokter hanya memberi mereka sebuah tas dan memerintahkannya untuk memompa oksigen ke paru-paru bayi mereka secara manual.

 (Baca Juga: Tinggalkan Roti, Sarapan Makan 8 Sayur dan Buah Ini Bikin Perut Kenyang Sampai Siang)

Tragedi ini telah menimbulkan pertanyaan tentang keadaan kesehatan di Uttar Pradesh. Tapi sayangnya, para orangtua dibiarkan mencari jawaban sendiri tanpa mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan bayi mereka meninggal. Demikian seperti yang dilansir dari BBC, Sabtu (19/8/2017).

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement