Penelitian itu coba menjelaskan risiko kematian berdasar kanker yang diderita. Misalnya, kanker payudara. Penderita kanker jenis ini dan memilih jalur alternatif seperti herbal, homeopati, atau kristal energi, 5,68 kali lebih berisiko mengalami kematian dini. Sementara itu, pada penderita kanker paru-paru, didapati bahwa 41 % dari mereka yang memilih pengobatan konvensional setidaknya bertahan 5 tahun.
Profesor John Bridgewater, seorang ahli onkologi di University College London Hospital, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, menyatakan, banyak pasien kanker yang akhirnya memilih cara singkat seperti menjalani diet khusus, daripada menempuh pengobatan konvensional.
"Tapi kami tidak memiliki bukti bahwa ada yang mendapat manfaat dari cara singkat ini, selain sekadar membuang uang begitu saja," kata Bridgewater, dikutip Dailymail, Rabu (16/8/2017).
Penelitian ini sendiri dilakukan oleh para peneliti dari Yale School of Medicine yang mencoba menganalisis pasien dari US National Cancer Database dengan kanker payudara, prostat, paru-paru, atau usus yang belum menyebar. Jadi, bisa dikatakan pasien yang tingkat risikonya kematiannya belum terlalu tinggi.