Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

HARI MERDEKA: Penduduk Papua Barat Belum Merdeka dari Malaria, Cerita Tenaga Medis Menyehatkan Masyarakat dengan Segala Keterbatasan

Dewi Kania , Jurnalis-Rabu, 16 Agustus 2017 |12:28 WIB
 HARI MERDEKA: Penduduk Papua Barat Belum Merdeka dari Malaria, Cerita Tenaga Medis Menyehatkan Masyarakat dengan Segala Keterbatasan
Ilustrasi (Foto: dok.Okezone)
A
A
A

Buruknya Infrastruktur Menghalangi Proses Rujukan Pasien Kronis

Kabupaten Boven Digoel merupakan wilayah yang berbatasan dengan Papua Nugini. Terkadang Yohanes dan tim medis di sana melayani penduduk tetangga sebelah untuk berobat.

Ditambah lagi masalah infrastruktur di Distrik Mindiptana. Fasilitas untuk menunjang kesehatan masyarakat tidak memadai.

"Kesulitan kami kalau ada pasien kronis yang harus dirujuk juga mengalami kesulitan. Jarak tempuh ke fasilitas kesehatan sangat jauh dan waktunya bisa belasan jam," terangnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, penduduk di Kabupaten Boven Digoel tidak dapat merasakan nikmatnya hidup dengan listrik 24 jam, koneksi internet yang minim, begitu juga dengan jaringan telepon seluler yang sangat terbatas.

(Baca Juga: Duh! 1.000 KIS Salah Sasaran, Ada PNS dan Guru yang Menerima)

Kondisi jalan yang menghubungkan antara satu distrik juga tidak mulus. Jalannya sempit, berupa tebing dan belum beraspal. Bila melayani pasien rujukan, kondisinya sangat rumit.

Yohanes menginginkan adanya perbaikan fasilitas kesehatan di sana. Terutama dari segi jalur lintas darat dan udara agar memudahkan pencapaian penurunan angka kematian akibat penyakit kronis.

"Kami ingin sekali di rumah sakit bergerak diberikan fasilitas ambulance darat dan udara. Apalagi kalau udara, saya harap pemerintah pusat bekerja sama dengan pihak penerbangan. Suatu ketika ada pasien dirujuk ke rumah besar, cepat tertolong," ungkapnya.

Harapan besar Yohanes supaya pemerintah pusat bekerja sama dengan lintas sektor terkait dalam pembenahan fasilitas kesehatan dan infrastruktur di Boven Digoel.

Masalah ini, menurut Yohanes, merupakan tantangan yang besar dalam memerdekakan kesehatan penduduk Papua yang dari dulu sangat minim. Masyarakat di manapun berada seharusnya bebas dari sakit dan merdeka dari penyakit.

"Saya ingin semua masyarakat bebas dari sakit dan merdeka dari penyakit. Kita semua tenaga medis harus sosialisasikan supaya tidak menambah jumlah kematian akibat penyakit," simpulnya.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement