Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Uji Nyali di Sacro Bosco, Taman Monster Berisi Patung Raksasa Berusia 500 Tahun, Berani?

Annisa Aprilia , Jurnalis-Rabu, 16 Agustus 2017 |07:50 WIB
Uji Nyali di Sacro Bosco, Taman Monster Berisi Patung Raksasa Berusia 500 Tahun, Berani?
Taman Sacro Bosco (Foto: BBC)
A
A
A

SAAT melangkah melewati gapura batu yang sudah berusia hampir 500 tahun, para wisatawan pasti akan diliputi keheningan. Tangga berkelok-kelok membelah pohon-pohon yang lebat dan rimbun dengan dedaunan. Jalan setapak ditutupi oleh dahan-dahan yang menghalangi pemandangan perbukitan.

(Baca Juga: Peneliti Ungkap Ritual Kanibalisme di Zaman Paleolitikum)

Terletak di dekat Kota Bomarzo yang tenang, sekira 92 kilometer di sebelah utara Roma, Sacro Bosco (Sacred Wood) dibangun pada abad ke-16 oleh Pier Francesco ‘Vicino’ Orisini, seorang pemimpin militer dan penggiat seni yang hebat. Ketika merancang Sacro Bosco, ia melawan tradisi taman Renaisans Italia.

Hal tidak biasa Orsini lakukan pada taman rancangannya, bukannya memasukkan air mancur berhias, pagar tanaman yang rapi dan patung dewa atau dewi yang indah terpahat, Orsini justru sama sekali tidak menanam pepohonan dan rerumputan dan memenuhi tamannya dengan makhluk-makhluk aneh dan tidak biasa.

(Baca Juga: Sederet Mercusuar Tua yang Harus Dikunjungi Sekali Seumur Hidup)

Taman Sacro Bosco berisi patung-patung yang berebentuk aneh dan tidak normal, bisa dikatakan seperti monster. Ada patung berkepala naga dengan sayap di punggungnya tapi berbadan tidak besar dan cenderung pendek dan mulut yang lebar seperti bebek.

Ada juga patung kuda yang memiliki sayap indah dan patung kura-kura berukuran cukup besar mengalahi ukuran patung kuda. Kura-kura tersebut tergambarkan tengah menganga seperti hendak melahap dedaunan yang ada di hadapannya.

Setelah Orsini meninggal, Sacro Bosco ditinggalkan, dan publik baru bisa mengunjungi taman yang diciptakannya ini beberapa abad setelah seniman Salvador Dali mengunjungi taman tersebut. Bahkan, Dali berinspirasi dengan makhluk raksasa yang dibuat oleh Orsini hingga menghasilkan sebuah film pendek pada 1948.

Perdebatan kemudian terjadi antara para ilmuwan dan seniman sejarah, mereka bertanya-tanya apa yang coba Orsini komunikasikan melalui ciptaan-ciptaannya yang aneh ini?

Orsini yang dikenal juga sebagai orang yang berpengalaman dalam literatur klasik membuat beberapa orang berpendapat monster-monster ciptaannya tersebut terinspirasi oleh Arcadia, representasi Utopia yang dijelaskan dalam Virgil’s Aeneid dan Ludovico Ariosto’s Orlando Furioso, sebuah tempat dimana seni dan alam terjalin.

Sementara, banyak pula yang berpendapat Orsini membangun Sacro Bosco untuk menyaingi taman yang dibangun oleh temannya, yaitu Cristoforo Madruzzo. Keduanya memang memiliki banyak perbedaan yang sangat kontras. Taman yang dibangun oleh Cristoforo Madruzzo berisi hal-hal yang baik dan ringan di dunia ini, sedangkan taman Orsini beraura gelap dan sumbang.

(Baca Juga: Hore! KAI Gratiskan Tiket Kereta di Hari Kemerdekaan RI Ke-72)

Menurut Melinda Schlitt, profesir seni sejarah dan humaniora di Dickson College di Pennsylvania Tengah, jawaban untuk memahami tujuan kebun terletak pada prasasti yang ditinggalkan Orsini, dikutip dari BBC, Rabu (16/8/2017).

Terselip di dekat jantung taman ada sebuah benda yang membuat bayangan kecil mengingatkan pada sebuah menara istana. Sebuah tangga kecil terukir tulisan “Dan semua keajaiban lain yang berharga sebelum dunia menyerah pada kayu suci yang hanya menyerupai dirinya sendiri dan tidak ada yang lain,” dari kutipan puisi ini, Schlitt menjelaskan, “Kutipan puisi tersebut mencegah pengunjung untuk tidak mencari kemiripan antara keajaiban yang ada di taman dengan yang tidak ada di taman tersebut,” ucapnya. Hal tersebut berarti daripada mencari-cari makna dibalik ciptaan Orsini yang terbilang tidak wajar tersebut, kita harus menghargai taman karena keajaibannya.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement