Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Filosofi Lomba Memasak Sering Diselenggarakan pada Kegiatan Pramuka, Khususnya Jambore

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 15 Agustus 2017 |12:06 WIB
Filosofi Lomba Memasak Sering Diselenggarakan pada Kegiatan Pramuka, Khususnya Jambore
Lomba memasak di kegiatan Pramuka (Foto:DKCPekalongan)
A
A
A

Tak heran dalam setiap kegiatannya, para anggota pramuka mempelajari berbagai ilmu keterampilan untuk meningkatkan kreativitas, wawasan, hingga skill-skill untuk bertahan hidup, termasuk kemampuan untuk memasak beragam hidangan. Bahkan, dalam setiap acara jambore atau kegiatan pramuka lainnya, selalu diselenggarakan lomba memasak untuk para anggota Pramuka tingkat penggalang.

Dibalik lomba tersebut, ternyata ada beberapa tujuan positif dan nilai-nilai kepramukaan yang dapat dipetik oleh para peserta lomba yakni, kecakapan hidup, kreativitas, dan kompetisi. Hal ini juga sempat dijelaskan oleh Adhyaksa Dault selaku Ketua Kwartir Nasional Pramuka.

“Lomba-lomba yang sering diadakan pada event Jambore (tingkat penggalang atau yang berusia di bawah 16 tahun), tujuannya memang untuk mengembangkan kemampuan diri atau dalam hal ini saya menyebutnya adalah sebuah proses panjang yang akan dilalui para anggota Pramuka. Di mana mereka akan membiasakan diri menghadapi hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah mereka temukan sehari-hari, termasuk memasak,” tutur Adhyaksa saat dihubungi Okezone via telepon, Senin 14 Agustus 2017.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk anggota pramuka yang berada pada tingkat Pandega (berusia 16-25 tahun), materi yang diberikan pun lebih beragam dan berbeda jika dibandingkan tingkat Penggalang.

BACA JUGA:

URBAN FOOD: Oseng Udang Tempe atau Udang Goreng Asam, Dijamin Bikin Anda Selera Makan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement