SIAPA sangka, hewan dengan belalai yang panjang dan telinga yang besar, gajah, manusia bisa belajar pencegahan kanker. Diketahui, dalam tubuh gajah, terdapat gen yang baik untuk membunuh sel kanker. Apakah itu?
Perlu Anda ketahui, setiap kali sel dalam tubuh terbelah, ada kemungkinan terjadinya mutasi (kesalahan) pada DNA - zat yang membawa informasi genetik di semua organisme hidup. Mutasi ini bisa menyebabkan kanker.
Namun pada 1977, Sir Richard Peto mencatat bahwa manusia mengembangkan kanker pada tingkat yang sama seperti tikus. Hal tersebut tercatat 1.000 kali lebih banyak sel dan hidup 30 kali lebih lama.
Dan data tersebut serupa dengan apa yang terjadi pada tikus. Contoh lain dari fenomena ini dapat ditemukan pada gajah. Mereka 100 kali lebih besar dari manusia dan bisa hidup sampai usia 60-70 tahun, namun tingkat kankernya sangat rendah.
(Baca Juga: Gawat! Dari 91.349 Perempuan di Indonesia, 2,3% Terindikasi Positif Kanker Serviks)