BAGI mereka yang memiliki penyakit dalam dirinya, tentu terikat kuat dalam kebiasaan sehari-hari beberapa pantangan yang boleh dan tidak dilakukan. Hal tersebut perlu diperhatikan agar risiko pemicu gangguan bisa diminimalisir.
Pada penderita aritmia atau gangguan irama jantung, menjaga kestabilan detak jantung menjadi salah satu hal yang penting dipehatikan. Keteledoran Anda dalam mengendalikan jantung bisa berakibat pada kematian mendadak.
(Baca Juga: Ketahui Efek Samping Pengobatan Aritmia, Salah Satunya Bahayakan Ibu Hamil & Janin)
Dijelaskan Profesor Aritmia RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, SpJP (K), ada beberapa kebiasaan yang harus dihindari penderita gangguan irama detak jantung ini. Salah satunya adalah sangat direkomendasikan, pasien membatasi asupan garam.
"Pasien gangguan aritmia tidak boleh mengonsumsi garam secara berlebihan. Hal tersebut berkaitan erat dengan risiko hipertensi yang merupakan faktor penyebab dari masalah ini," ungkap Prof. Yoga saat Okezone mewawancarainya di RS Jantung Harapan Kita Jakarta, Jumat 11 Agustus 2017.