Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Rahang Sakit Setelah Bangun Tidur, Nomor 2 Tidak Banyak yang Sangka, Loh!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Kamis, 10 Agustus 2017 |09:05 WIB
Ini Alasan Rahang Sakit Setelah Bangun Tidur, Nomor 2 Tidak Banyak yang Sangka, <i>Loh</i>!
Sakit Rahang (Foto: WebMd)
A
A
A

BAGI beberapa orang, saat mereka bangun di pagi hari dan menguap besar, mereka merasakan sakit dan rasa pegal yang terasa cukup kuat dari dagu ke telinga. Atau kondisi lainnya adalah Anda mungkin sulit membuka dan menutup mulut. Jika ini terjadi pada Anda, terutama jika rasa sakit itu berlanjut sepanjang hari, Anda mungkin bertanya-tanya, ada apa ini?

Dilansir dari Refinery29, Kamis (10/8/2017) pada kebanyakan kasus, nyeri rahang disebabkan oleh bertumpunya gigi pada gigi lainnya yang berlebihan pada malam hari. Dijelaskan Robert Merrill, DDS, profesor klinis dan direktur residensi untuk nyeri mulut di UCLA School of Dentistry, masalah Ini agak menyeramkan untuk Anda, khususnya untuk mendapatkan tidur dengan tenang.

Survei menunjukkan bahwa sekitar satu dari empat orang menyadari gejala yang berhubungan dengan nyeri rahang tersebut. "Ini termasuk nyeri otot rahang, klik, atau suara bising lainnya selama gerakan rahang dan nyeri tekan sendi," kata dr Merrill.

Jika Anda mengalami kondisi rahang atau sakit pada mulut, sebaiknya konsultasi pada dokter Anda. Itu diperlukan untuk mendapatkan diagnosa yang tepat. "Tujuan utama pemeriksaan fisik rahang adalah untuk mengetahui sumber rasa sakit," katanya.

Pada pemeriksaannya, dokter gigi Anda akan mengendurkan otot dan sendi Anda untuk melihat apakah mereka bisa merasakan rasa sakit yang Anda alami dan mencari tahu penyebabnya. Tapi, itu juga bergantung pada seberapa ringan gejala Anda.

Biasanya, dokter gigi akan merekomendasikan agar Anda membatasi aktivitas rahang pada siang hari untuk jangka waktu tertentu jika Anda mengalami nyeri rahang yang berlebih. "Ini dilakukan salah satunya dengan membiasakan mengunyah makanan dengan lembut, menghindari makanan yang terlalu keras atau kenyal seperti permen karet, dan melakukan beberapa latihan peregangan rahang lainnya untuk meregangkan rasa sakit pada otot," katanya.

Sementara itu, ada 3 sumber lain penyebab sakit rahang selepas bangun tidur di pagi hari.

1. Anda punya kebiasaan mengadu gigi

Mengadu gigi saat tidur biasanya ditandai dengan terciptanya suara berdecit keras. Saat Anda bangun, rahang, leher, atau dagu Anda mungkin terasa lelah atau sakit. Bahkan, pada beberapa orang akan menggigit kulit di bagian dalam pipi mereka. Kondisi tersebut bisa menjadi pemicu risiko masalah ini.

2. Stres!

Sebelum Anda tidur, perasaan stres bisa saja muncul. Nah, bila tidak bisa diatasi dengan baik, kebanyakan orang mengalihkan pada mengepalkan rahang. Kegelisahan, stres, kemarahan, dan frustrasi semuanya dapat dikaitkan dengan bruxisme pada siang hari. Jadi, dengan mengurangi stres, biasanya bisa meminimalkan rasa nyeri rahang pada pagi hari.

3. Anda memiliki TMJ

Menurut National Institute of Dental and Craniofacial Research (NIDCR) gangguan sendi dan otot temporomandibular, a.k.a. TMJ, adalah gangguan dan kondisi yang dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan pada otot yang mengendalikan rahang Anda. Sambungan temporomandibular Anda ada di kedua sisi rahang Anda (jika Anda meletakkan jari Anda di depan telinga dan membuka mulut, Anda bisa merasakan sendi bergerak), dan karena sangat elastis, kecelakaan pada bagian itu bisa menyebabkan rahang sakit setelah bangun tidur.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement