Perusahaan perjalanan ternama dunia yang mengoperasikan liburan mewah ke Maldives seperti Thomas Cook dan Kuoni juga telah didesak oleh kelompok kampanye anti hukuman mati untuk mengikuti jejak Branson. Para kelompok tersebut memohon kedua perusahaan besar itu untuk mendesak Presiden Yameen menghentikan eksekusi tersebut.
Pihak Kuoni sendiri sudah buka suara terkait hal ini. Mereka mengatakan tidak memaafkan penyalahgunaan Hak Asasi Manusia.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Spot Ideal untuk Travelling Bareng Sahabat, Costa Rica Salah Satunya
“Orang-orang di Maldives bergantung pada industri pariwisata yang berkembang untuk penghidupan mereka dan kami percaya bahwa kami membawa perubahan positif dengan mendukung mereka,” bunyi pihak Kuoni.
Sementara itu, pihak Kementerian Luar Negeri Inggris telah memperbarui saran perjalanan mereka dengan mendesak agar wisatawan menghindari pertemuan besar di Male, Ibu Kota Maldives karena bisa berubah menjadi kekerasan. Jika kisruh ini masih berlanjut, maka pariwisata Maldives benar-benar terancam.
(Vien Dimyati)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.