Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak yang Salah Mengartikan 'Unconditional Love', Ini Penuturan Menurut Pakarnya!

Vessy Frizona , Jurnalis-Minggu, 06 Agustus 2017 |22:53 WIB
Banyak yang Salah Mengartikan 'Unconditional Love', Ini Penuturan Menurut Pakarnya!
Pasangan kekasih (Foto: Popsugar)
A
A
A

Banyak orang menyalahgunakan konsep ini sebagai alasan untuk tetap berada dalam hubungan beracun dan tidak sehat.

Mencintai tak perlu over protective

Cinta adalah tindakan bukan perasaan. Ini adalah pilihan sadar yang harus rekam berulang kali. Itu tidak terjadi secara alami. Ketika seorang ibu melahirkan dan memegang anaknya di tangan untuk pertama kali, kita telah dituntun untuk percaya bahwa cinta itu instan. Ibu memilih mencintai anaknya. Sering kali pilihan itu dibuat dan diperoleh selama kehamilan. Pikirkan tentang itu. Ketika seorang wanita menemukan bahwa dia hamil secara tidak terduga, dia tidak langsung jatuh cinta pada janin. Ini membutuhkan waktu. Dia harus memilih untuk mencintai anaknya.

Jika seorang ibu menemukan anaknya menggunakan narkoba, cinta menuntut agar dia melakukan apapun yang dia bisa membantu anak memecahkan kecanduan.

Cinta tanpa syarat adalah penerimaan total. Tapi bukan berati membiarkan diri dikendalikan. Demikian dilansir Lifehack, Minggu Kamis (6/8/2017).

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement