Advertisement
Advertisement

Pulau Kemaro dan Kisah Cinta Putri Fatimah & Tan Bun Ann yang Menerjunkan Diri ke Sungai Musi

Pulau Kemaro dan Kisah Cinta Putri Fatimah & Tan Bun Ann yang Menerjunkan Diri ke Sungai Musi
Sungai Musi (Foto: Instagram/Nanda Arie)
A
A
A

BERBICARA tentang legenda, Indonesia memiliki ratusan bahkan ribuan cerita rakyat dari seluruh Nusantara. Salah satu legenda yang cukup terkenal adalah Pulau Kemaro di Palembang, Sumatera Barat.

Pulau yang terletak di tengah perairan Sungai Musi ini dikenal masyarakat setempat sebagai salah satu tempat yang melegenda sampai sekarang. Letaknya sekira 6 kilometer dari Jembatan Ampera dan berada di daerah industri, antara Pabrik Pupuk Sriwijaya dan Pertamina Plaju.

Pulau Kemaro memiliki arti “pulau yang tidak pernah tergenang air”. Walaupun air sungai pasang, pulau ini tidak akan kebanjiran. Melainkan akan terlihat mengapung ketika air Sungai Musi pasang.

Lantas apa legenda yang ada di balik Pulau Kemaro? Rupanya tak jauh-jauh dari kisah cinta seperti kebanyakan legenda di Tanah Air.

Pulau ini menyimpan cerita tentang cinta Putri Fatimah yang merupakan putri raja dari Palembang dengan anak raja dari China bernama Tan Bun Ann. Saat Tan Bun Ann hendak melamar Putri Fatimah, sang raja dari Palembang mengajukan syarat kepadanya agar menyediakan 9 guci berisi emas.

Keluarga Tan Bun Ann pun menyetujuinya dan mengirimkan emas-emas dari negeri China ke Palembang bersamaan dengan pasangan itu. Namun untuk menghindari bajak laut, maka emas-emas di dalam guci tersebut ditutupi dengan asinan dan sayur.

Setibanya kapal pengantar emas ke Palembang, Tan Bun Ann segera menghampiri guci berisi emas-emas tersebut. Tetapi ia merasa marah dan kecewa begitu melihat guci-guci terisi asinan dan sayur.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement