Bukit Batu Idung diberi nama sesuai dengan bentuknya yang menyerupai hidung manusia dari sisi tertentu. Jalan beraspal yang pertama menyapa wisatawan bukanlah sebuah jalur yang berat untuk dilalui, tapi cukup menguras keringat. Ada enam buah tanjakan yang harus didaki, dengan dua diantaranya cukup panjang, dan jalur datar hanya terbentang beberapa meter saja.
(Baca Juga: SHARE LOC: Bukit Asmara Situk Banjarnegara Tawarkan Kesejukan yang Menenangkan Batin)
Wisatawan harus terus mengatur nafas dan tenaga agar bisa sampai pada titik aman yang pertama yaitu pintu utama alias pintu masuk Bukit Batu Idung. Nah, setelah melewati pintu utama, wisatawan masih harus berjalan kaki.
Namun, kali ini jalur cukup berat dengan medan tanah dan menanjak. Wisatawan harus berhati-hati dengan akar-akar pohon yang menyembul ke atas permukaan tanah, jika sedikit saja lengah bisa-bisa kamu bisa tersandung dan jatuh.
(foto: Instagram/@oziiopus)