Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gila! Pria ini Mendaki Gunung Pakai Sepatu High Heels

Tentry Yudvi , Jurnalis-Jum'at, 14 Juli 2017 |19:21 WIB
Gila! Pria ini Mendaki Gunung Pakai Sepatu <i>High Heels</i>
Mendaki Gunung Pakai High Heels (foto: Ben Conway)
A
A
A

BIASANYA orang ketika mendaki lebih memilih menggunakan sepatu gunung untuk kenyamanan dalam perjalanan. Namun, ini rupanya tidak berlaku bagi Ben Conway yang mendaki menggunakan sepatu high heels.

Di atas ketinggian 1.345 meter, Gunung Ben Nevis memang tidak memiliki jalur tersulit untuk didaki. Namun, hal ini menjadi lebih rumit ketika Ben Conway memilih mendaki menggunakan sepatu high heels dengan tinggi hak 5 inch atau setara dengan 12 sentimeter, terlebih dirinya adalah seorang pria.

Tentu dibayangan Anda ini adalah hal yang tidak mungkin, tetapi remaja ini mampu membuktikannya. Ben yang berusia 19 tahun dan notabene sebagai pelajar jurusan seni dari London ini memiliki alasan tersendiri untuk mendaki menggunakan sepatu high heels.

(foto: Ben Conway)

Rupanya, ia melakukannya karena tantangan yang diberikan padanya ketika mengisi aplikasi beasiswa dari Sekolah Seni di Brixton. Di dalam aplikasinya ia diminta untuk membuat sesuatu yang disukainya.

Dan, sejak Ben suka dengan budaya drag (pertunjukan waria) dan sudah menggelutinya selama 13 tahun. Ia kemudian memutuskan untuk menggabungkan kedua hobinya tersebut.

"Saya memilih Ben Nevis karena ini paling besar. Saya berpikir jika saya pergi maka saya akan pergi ke sini, saya pergi dengan sewajarnya. Dan semua ini sedikit dilakukan dengan spontan," tutur Ben seperti dilansir Odditycentral, Jumat (14/7/2017).

Ben memulai perjalanan mendakinya menggunakan high heels dari 08.00 pagi pada tanggal 27 Juni 2017. Dalam perjalanannya, ia ditemani dengan Callum MacKenzie Allen yang merupakan teman sekolah sekaligus yang merekam kegiatan selama rekaman video 2 menit. Perjalanan dilakukan selama lima jam dan tidak berjalan mulus.

Di tengah perjalanan menuju Ben Nevis, salah satu haknya patah, jadi ia harus merekatkan sepatunya ke kakinya agar tetap baik. Cuaca juga tidak berjalan mulus ketika ia mendaki, Ben mengatakan hujan terus turun sepanjang perjalanan.

(foto: Ben Conway)

Ia harus menahan hembusan angin selama sejam dari 40 ke 50 mil. Keadaan ini membuat keduanya harus kembali dari puncak dan Ben menggunakan sepatu mendaki untuk menuruni puncak.

"Saya tidak pernah mendaki gunung sebelumnya dan ini menjadi kali pertama saya dengan sepatu hak. Banyak orang memberikan dukungan positif tetapi beberapa di antaranya juga tidak mendukungnya karena saya harus memperhatikan kesehatan dan keamanan," kata Ben.

"Saya telah menyakiti diri saya dalam waktu semalam di London dibandingkan menggunakan high heels untuk mendaki Karena saya menggunakan kaus kaki untuk menahan," sambungnya.

Ben melakukan perjalanan menantang ini tak hanya untuk beasiswa semata, ia juga menghasilkan uang untuk menyumbang ke program amal LGBT Stonewall dan sepatu Sal yang menyediakan alas kaki bagi anak-anak kurang mampu di dunia.

"Mendapatkan uang untuk program amal membawa kebahagiaan untuk hidup orang dan jika saya berhasil melakukan sesuatu yang konyol dan membawa kebahagiaan, dan ini gunanya dari perjalanan saya," tukasnya.

(Fiddy Anggriawan )

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement