"Melalui pagelaran seni budaya, kami juga ingin agar generasi ke depan tidak lupa akan budaya kita, karena budaya adalah pemersatu bangsa," kata Eka Wiryastuti.
Eka menuturkan sangat gembira melihat respon masyarakat yang sangat antusias berpartisipasi dalam acara ini. Melalui festival ini, banyak hal positif yang ditunjukkan. Bukan hanya meningkatkan pariwisata, tetapi juga meningkatkan rasa cinta masyarakat Tabanan.
"Masyarakat Tabanan adalah bagian dari pembangunan. Terselenggaranya festival ini, banyak hal positif yang terjadi, rasa persaudaraan terjalin, kerukunan dipererat. Pagi-pagi sekali ibu-ibu sudah nyanggul di salon, mereka yang berdagang buah laku, pelaku seni semua tampil, mereka yang biasa dagang di kaki lima sekarang bisa membuka stand," papar Eka.
Bicara soal target, Eka menjelaskan bahwa dirinya tak pernah memasang target yang muluk-muluk. Baginya, terpenting adalah melakukan yang tulus, terbaik, serta selalu berdoa dan bersyukur. Sehingga rakyat Tabanan juga senang, merasakan dampaknya, dan bangga dengan budayanya sendiri.
Eka pun mengapresiasi kerja keras masyarakat atas terselenggaranya acara ini. Ia menilai seluruh elemen masyarakat berkumpul dan bergembira selama tiga hari penyelenggaraan acara.