SETIAP orang tidak dilahirkan dengan sempurna. Mereka tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Hal ini seperti yang dialami oleh dara cantik berusia 20 tahun bernama Evita Patcey Edgar Delmundo.
Ya, Evita mengidap kondisi langka yang dinamakan Giant Congenital Nevus sehingga menyebabkan timbulnya bintik kecil berwarna kehitaman di atas permukaan kulit, seperti tahi lalat. Evita sendiri terlahir dengan tahi lalat besar di wajah dan tubuhnya, serta tanda lahir yang membentang di bagian leher dan bahunya.
Bertahun-tahun gadis berdarah Filipina-Malaysia ini diejek berkat penampilannya. Parahnya, banyak yang mengejek Evita sebagai monster atau chipsmore.
"Awalnya tak mudah bagi saya. Saya diintimidasi di sekolah dasar dan anak-anak lain memanggil saya dengan 'Monster' atau 'Chipsmore'. Ini sangat sulit didengar oleh gadis muda sepertiku," kata Evita, seperti dilansir Independent, Senin (3/7/2017).
Dituturkan Evita, tak ada yang mau berteman dengan dirinya di sekolah. Ia menjadi sosok seorang gadis yang kesepian. Di usia 16 tahun, Evita pun mencari tahu tentang operasi pengangkatan tahi lalat di sekujur tubuhnya.
Namun, dokter konsultan yang ditemui Evita kala itu mengatakan bahwa operasi tersebut sangat berisiko untuk gadis seusianya. Ia pun mengurungkan niat dan belajar untuk menerima kepercayaan diri setelah beranjak dewasa.