TERCENGANG itulah yang akan Anda lakukan secara spontan ketika mengetahui salah satu masjid di Jakarta Pusat ini merupakan bangunan peninggalan Belanda. Gaya Eropa yang khas dengan warna putih nan megah akan Anda lihat ketika tiba di Masjid Cut Meutia.
Ikut andil jadi saksi bisu dalam kemerdekaan Indonesia. Sebelum jadi sebuah masjid, bangunan peninggalan Belanda itu sempat berubah-ubah fungsinya.
(foto: Annisa Aprilia/Okezone)
"Tadinya, bangunan masjid merupakan kantor marketing real estatenya Belanda, kantornya perumahan Menteng, Saat Indonesia dijajah Jepang, ini pernah jadi kantornya PETA, setelah merdeka pernah jadi kantor MPRS sebelum ada Senayan di sini dulu sementara, setelah itu pernah jadi kantor DPRD DKI, jaman Orde Lama tadinya bangunan mau dibongkar jadi taman," ucap Dadang Abdullah, salah satu takmir dan imam Masjid Cut Meutia, saat diwawancarai di Masjid Cut Meutia oleh Okezone, Selasa (6/6/2017).
Masjid Cut Meutia diresmikan jadi masjid sejak 1987. Uniknya, masjid tersebut tidak pernah renovasi ataupun pergantian gaya bangunan dan arsitekturnya. Semua pintu, jendela, hingga warna cat masih dipertahankan sejak awal pembangunannya dulu.