Darwin menerbitkan bukunya pada November 1859, mengguncang dunia agama dan menata dunia sains.
Dan Wallace? Ia melanjutkan perjalanannya. Pada 1899. ia menemukan terobosan dalam biogeografi, dan menemukan garis di perbatasan Asia Tenggara dan fauna Australia, Garis Wallace.
Pada 1862, ia kembali ke Inggris dan mengumpulkan setidaknya 125.600 spesimen, termasuk 83.000 spesimen kumbang.
Pada 1862 ia menerbitkan memoar perjalanan yang seolah tak pernah selesai, The Malay Archipelago. Ia meninggal pada usia 90 tahun, dan menulis berbagai subjek mulai dari hak perempuan dan spiritualisme. Ia juga tidak pernah lupa mengungkapkan hormatnya kepada koleganya Darwin, yang memang pantas ia dapatkan.
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.