Kalau Anda kebanyakan gula, tubuh akan memproduksi hormon insulin untuk mencerna gula. Padahal, hormon insulin akan meningkatkan fungsi natrium untuk menahan cairan di ginjal. Hal ini tentu mengarah pada akibat yang sama seperti kebanyakan makan garam, yaitu risiko hipertensi.
Kuncinya adalah pola makan seimbang
Meskipun kebanyakan gula ternyata lebih berbahaya daripada kelebihan garam, bukan berarti Anda tak boleh mengonsumsi keduanya sama sekali. Pasalnya, seperti sudah dijelaskan sebelumnya, tubuh Anda tetap memerlukan gula dan garam dalam batas wajar.
Menurut anjuran dari Kementerian Kesehatan, sebaiknya remaja dan orang dewasa membatasi konsumsi gula sebanyak 5-9 sendok teh sehari. Untuk asupan garam, batasi sampai satu sendok teh dalam sehari.
Anda juga sebaiknya menghindari konsumsi makanan atau camilan dalam kemasan. Pasalnya, makanan kemasan lebih tinggi akan kandungan gula dan garam daripada makanan yang Anda olah sendiri. Demikian dilansir situs Hellosehat.
(Tuty Ocktaviany)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.