Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mana Lebih Bahaya, Kebanyakan Gula atau Garam?

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Senin, 19 Juni 2017 |10:19 WIB
Mana Lebih Bahaya, Kebanyakan Gula atau Garam?
Ilustrasi (Foto: Hellosehat)
A
A
A

KEBANYAKAN gula atau garam memang mengandung risiko tersendiri. Lantas, mana yang lebih berbahaya?

Anda mungkin sudah sering mendengar kalau kebanyakan makanan yang manis atau asin, berbahaya buat kesehatan. Baik gula dan garam masing-masing memang punya risikonya sendiri bagi tubuh Anda. Namun, di antara keduanya, sebenarnya mana yang lebih parah? Apakah kebanyakan gula atau kebanyakan garam?

Tenang, berikut ini adalah pertimbangan dari para ahli yang harus dicatat baik-baik.

Kenapa tubuh kita perlu gula dan garam?

Gula dibutuhkan manusia sebagai sumber karbohidrat sederhana. Karbohidrat diperlukan untuk menghasilkan kalori (energi). Energi sendiri digunakan untuk menjalankan bermacam-macam tugas. Misalnya fungsi kognitif otak, fungsi sistem pencernaan, dan fungsi gerak tubuh.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement