PURA di Pulau Dewata selama ini identik dengan tempat ibadah umat Hindu. Namun, jika pergi ke kawasan Bangli, Anda akan takjub dengan isinya, karena menjadi tempat ibadah dua agama sekaligus di sana. Penasaran?
Pura Langgar yang berlokasi di Desa Bunutin ini menghadirkan tempat ibadah untuk umat Hindu dan Umat muslim dalam satu kompleks. Kedua tempat peribadatan dalam satu area tersebut sudah berusia ratusan tahun.
Dilansir dari berbagai sumber, Pura Langgar yang berlokasi 5 kilometer dari pusat Kota Bangli ini konon dibangun pada abad ke 17 oleh keturunan dari Kerajaan Blambangan di Banyuwangi, Jawa Timur, yaitu Ida Mas Wilis Blambangan, yang menjadi sahabat Raja Bangli saat itu. Makam Ida Mas Wilis itulah yang dijadikan sebagai awal mula langgar di bangun di dalam area Pura.
Harmoni antar agama juga terlihat kala saat umat Islam salat Jumat dan umat Hindu juga melakukan ibadah persembahyangan lantaran bertepatan dengan adanya gerhana purnama. Kedua pemeluk agama berbeda melakukan ritual masing-masing tanpa ada gesekan apa pun.
Dikarenakan keunikannya, Pura Langgar juga dikenal sebagai Pura Dalem Jawa yang menjadi bukti penyebaran Islam di Pulau Dewata. Oleh karena itu, wisatawan muslim lokal, dan dunia menjadikan pura Langgar ini sebagai destinasi favorit mereka.
Sementara untuk umat Hindu, pura ini merupakan tempat beribadah untuk pemujaan para leluhur. Dan, ketika hari besar umat Hindu, mereka biasanya menjadikan Pura Langgar sebagai tempat perayaan.
Perpaduan dua agama dan budaya tersebut menjadikan Provinsi yang dipimpin I Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta ini sebagai wilayah yang menjunjung tinggi harmoni sosial, dengan spirit toleransi tinggi.
(Fiddy Anggriawan )
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.