Saat penetrasi ke dalam vagina, Mr P seharusnya keras dan tegang. Agar bisa menembus liang vagina pasangan.
Saat melakukan hubungan seks, Mr P akan bergerak berulang kali didalam vagina. Saat itulah Mr P, harus dalam keadaan ereksi keras hingga mendapatkan ejakulasi.
Bila Mr P sering mengalami gagal ereksi, maka itulah terjadinya disfungsi ereksi. Mr P hanya bisa mengeras dan tegang jika terisi penuh dengan darah. Disfungsi ereksi terjadi tidak permanen. Kebanyakan pria mengalami hal tersebut karena stres. Namun pada umumnya, disfungsi ereksi ini juga bisa terjadi karena masalah emosional atau hubungan.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.