Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batu Macan Simbol Penjaga dari Lahat

Melly Puspita , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2017 |14:45 WIB
Batu Macan Simbol Penjaga dari Lahat
Batu Macan, Lahat (foto: Koleksi Tim Bupati Lahat Aswari Rivai)
A
A
A

RIBUAN megalitikum di Kabupaten Lahat yang dipimpin Aswari Rivai memang mempunyai beragam arti yang tersirat. Salah satunya yakni Megalit yang berbentuk Batu Macan.

Megalit Batu Macan ini berada di Kecamatan Pulau Pinang, Desa Pagar Alam Pagun, dan sudah ada sejak zaman Majapahit pada abad ke-14. Oleh penjaga situs kuno tersebut, Batu Macan ini disebut sebagai simbol penjaga terhadap perzinahan dan pertumpahan darah.

Empat daerah yang dijaga yakni Pagar Gunung, Gumai Ulu, Gumai Lembah, dan Gumai Talang. Pak Idrus sang penjaga situs mengatakan, kisah adanya batu macan terkait dengan legenda si pahit lidah yang beredar di masyarakat.

Diam, keras, kaku, membisu. Sampai akhirnya terkikis oleh waktu. Batu !! Loc : batu macan. Pagar gunung #dolmen #batumacan #pagargunung

Sebuah kiriman dibagikan oleh Eka Patiiwara (@patiiwara92) pada Apr 14, 2017 pada 7:54 PDT

Pada waktu itu, si pahit lidah sedang berjemur di batu penarakan sumur tinggi. Pada saat sedang berjemur, si pahit lidah melihat seekor macan betina yang sering menggangu masyarakat desa. Pahit lidah mengingatkan agar macan tersebut tidak mengganggu masyarakat desa.

Namun, macan tersebut tidak menuruti apa yang disampaikan oleh si pahit lidah. Padahal si pahit lidah sudah menasehati macan tersebut sampai tiga kali, sampai akhirnya si pahit lidah berucap “ai, dasar batu kau ni”.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement