BERBICARA tentang Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni, tidak akan lepas dari kota Ende, Nusa Tenggara Timur. Mengapa Ende?
Di kota itulah Presiden pertama RI, Bung Karno pernah diasingkan oleh pemerintah Hindia Belanda selama empat tahun. Dalam pengasingan tersebutlah Bung Karno merenungkan 5 butir sila yang kemudian disebut sebagai Pancasila.
Di taman yang biasa ia datangi untuk menghabiskan waktu dan merenung, Bung Karno duduk di bawah pohon sukun bercabang 5. Jumlah cabang inilah yang menginspirasi Bung Karno dalam menciptakan Pancasila.
Taman yang awalnya bernama Taman Rendo itu kini dikenal dengan nama Taman Renungan Pancasila yang bersebelahan dengan Lapangan Pancasila. Di bawah pohon sukun bercabang 5 itulah Bung Karno biasa menghabiskan waktu dengan duduk menghadap ke arah pantai di Teluk Ende.